Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
By : Me

Tips ampuh cara memperbaiki aki kering yang sudah tidak bisa nyimpan setrum

Aki merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil. Aki berfungsi sebagai sumber daya listrik untuk memulai mesin dan menyalakan perangkat listrik di dalam mobil. Namun, masalah pada aki bisa terjadi kapan saja, termasuk saat aki tidak bisa menyimpan setrum. Hal ini dapat mengganggu kinerja mobil dan membuat pengendara merasa kesulitan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara memperbaiki aki kering yang tidak bisa menyimpan setrum. Berikut adalah beberapa tips ampuh untuk melakukan perbaikan.

Tips ampuh cara memperbaiki aki kering yang sudah tidak bisa nyimpan setrum:
Tips ampuh cara memperbaiki aki kering yang sudah tidak bisa nyimpan setrum:

Gejala dan Penyebab Aki Kering Tidak Bisa Menyimpan Setrum

Sebelum melakukan perbaikan, kita perlu memahami gejala dan penyebab aki kering yang tidak bisa menyimpan setrum. Gejala yang paling umum adalah aki kering yang sudah tidak bisa digunakan untuk menyalakan mesin atau perangkat listrik di mobil. Penyebab umumnya adalah aki yang sudah terlalu tua, pengisian yang tidak sempurna, dan kondisi lingkungan yang kurang bersih. Selain itu, aki juga bisa rusak jika jarang digunakan, tidak dirawat dengan baik, atau terkena air hujan.

Gejala aki kering yang sudah tidak bisa nyimpan setrum adalah sebagai berikut:

  • Tegangan output rendah: Aki yang kering dan tidak dapat menyimpan setrum biasanya memiliki tegangan output yang rendah atau bahkan tidak ada tegangan sama sekali.
  • Lampu indikator aki mati: Jika lampu indikator pada aki mati ketika dinyalakan, maka hal ini menunjukkan bahwa aki tidak menyimpan setrum.
  • Bunyi klik pada aki: Ketika aki dihidupkan dan terdengar suara klik, ini menunjukkan bahwa aki mencoba menyimpan setrum namun tidak berhasil.
  • Aki tidak bisa memutar mesin: Jika aki tidak dapat memutar mesin atau starter mesin terdengar lambat, hal ini menunjukkan bahwa aki tidak dapat menyimpan setrum dengan baik.
  • Aki cepat habis: Jika aki cepat habis meskipun sudah dicas, hal ini menunjukkan bahwa aki tidak dapat menyimpan setrum dengan efisien.

Penyebab umum aki kering yang tidak bisa menyimpan setrum:

Berikut adalah beberapa penyebab umum aki kering yang tidak bisa menyimpan setrum:

  • Aki sudah tua: Aki kering yang sudah tua dan telah digunakan selama beberapa tahun mungkin tidak dapat menyimpan setrum dengan baik. Hal ini terjadi karena sel-sel dalam aki yang bertanggung jawab untuk menyimpan energi sudah terdegradasi atau rusak.
  • Pengisian yang tidak tepat: Jika aki diisi dengan arus yang terlalu kuat atau terlalu lemah, maka hal ini dapat merusak sel-sel dalam aki dan menyebabkan aki tidak dapat menyimpan setrum dengan baik.
  • Kehilangan air aki: Aki kering membutuhkan air untuk menjaga elektrolit dan kinerja sel. Jika air dalam aki berkurang, maka sel-sel dalam aki akan terdegradasi dan tidak dapat menyimpan setrum dengan baik.
  • Korosi terminal aki: Korosi pada terminal aki dapat mengurangi kontak antara aki dan kabel, yang mengakibatkan aki tidak dapat menyimpan setrum dengan baik.
  • Kerusakan pada sel aki: Kerusakan pada sel aki dapat terjadi karena berbagai hal seperti getaran mesin yang berlebihan, pemasangan kabel yang salah, atau kebocoran air aki yang menyebabkan korosi.
  • Kehilangan kapasitas aki: Kapasitas aki kering dapat berkurang seiring penggunaan dan usia. Jika kapasitas aki sudah terlalu rendah, maka aki tidak akan dapat menyimpan setrum dengan baik.
  • Kurangnya pemeliharaan: Pemeliharaan yang buruk pada aki kering seperti tidak rutin mengisi ulang air aki, tidak membersihkan terminal aki, atau tidak memeriksa level elektrolit dapat menyebabkan aki tidak dapat menyimpan setrum dengan baik.

Pengisian ulang aki kering menggunakan charger aki adalah salah satu cara untuk memperbaiki aki yang kering dan tidak bisa menyimpan setrum. Namun, sebelum melakukan pengisian ulang, pastikan charger aki yang digunakan sesuai dengan spesifikasi aki yang akan diisi ulang. Jangan menggunakan charger aki yang tidak sesuai karena dapat merusak aki dan berbahaya bagi keselamatan.

Masalah yang sering terjadi pada aki kering

Berikut adalah beberapa masalah yang sering terjadi pada aki kering:

  • Kapasitas aki menurun: Kapasitas aki dapat menurun seiring penggunaan dan usia aki. Hal ini dapat menyebabkan aki tidak dapat menampung setrum yang cukup, sehingga perlu dicas lebih sering.
  • Karat pada terminal: Karat pada terminal aki dapat menghalangi arus listrik dan menyebabkan aki tidak berfungsi dengan baik.
  • Korosi pada plat: Korosi pada plat aki dapat mengurangi daya tahan aki dan menghambat aliran listrik di dalamnya.
  • Aki pecah: Aki yang terlalu lama dipakai atau terlalu sering dicharge bisa mengalami pecah karena terlalu panas dan meleburkan isi dari aki.
  • Air aki berkurang: Kehilangan air aki dalam jumlah yang banyak dapat mengurangi kapasitas aki dan memperpendek umur aki.
  • Gejala aki kering yang sudah tidak bisa nyimpan setrum adalah sebagai berikut:
  • Tegangan output rendah: Aki yang kering dan tidak dapat menyimpan setrum biasanya memiliki tegangan output yang rendah atau bahkan tidak ada tegangan sama sekali.
  • Lampu indikator aki mati: Jika lampu indikator pada aki mati ketika dinyalakan, maka hal ini menunjukkan bahwa aki tidak menyimpan setrum.
  • Bunyi klik pada aki: Ketika aki dihidupkan dan terdengar suara klik, ini menunjukkan bahwa aki mencoba menyimpan setrum namun tidak berhasil.
  • Aki tidak bisa memutar mesin: Jika aki tidak dapat memutar mesin atau starter mesin terdengar lambat, hal ini menunjukkan bahwa aki tidak dapat menyimpan setrum dengan baik.
  • Aki cepat habis: Jika aki cepat habis meskipun sudah dicas, hal ini menunjukkan bahwa aki tidak dapat menyimpan setrum dengan efisien.

Tips Memperbaiki Aki Kering yang Tidak Bisa Menyimpan Setrum

1. Cara memeriksa aki kering dengan multimeter

Multimeter adalah alat yang digunakan untuk memeriksa kinerja aki. Dengan multimeter, kita dapat mengetahui apakah aki masih memiliki kapasitas yang cukup untuk menyimpan setrum atau tidak. Jika kapasitasnya sudah terlalu rendah, maka aki harus diganti dengan yang baru.

Untuk memeriksa apakah aki kering masih berfungsi atau tidak, Anda dapat menggunakan alat multimeter dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Siapkan alat dan bahan:
            a. Multimeter

            b.  Kabel ujung panci (clamp) atau kabel probe

            c. Tisu atau lap bersih

  • Pastikan aki dalam keadaan mati dan lepaskan kabel negatif dari terminal aki.
  • Atur multimeter pada posisi volt DC (VDC) dan skala terkecil (biasanya 20VDC).
  • Sambungkan kabel positif multimeter pada terminal positif aki.
  • Sambungkan kabel negatif multimeter pada terminal negatif aki.
  • Baca nilai tegangan yang ditampilkan pada multimeter. Tegangan normal aki kering adalah sekitar 12V - 12,6V.
  • Jika nilai tegangan yang ditampilkan di bawah 12V, artinya aki kering tidak berfungsi dan perlu diganti. Jika nilai tegangan di atas 12,6V, artinya aki masih dalam kondisi baik.
  • Setelah selesai, lepaskan kabel ujung panci atau probe dari terminal aki dan pasang kembali kabel negatif pada terminal aki.

Perlu diingat bahwa pengukuran tegangan aki harus dilakukan ketika aki dalam kondisi mati dan tidak terhubung ke sistem kendaraan. Jika tegangan aki dalam kondisi mati kurang dari 12V, cobalah mengisi aki terlebih dahulu sebelum memeriksa lagi dengan multimeter.

2. Pengisian ulang aki kering menggunakan charger aki

Jika aki masih memiliki kapasitas yang cukup, kita bisa mengisi ulang aki kering menggunakan charger aki. Pastikan untuk mengisi ulang aki dengan benar dan menggunakan charger aki yang tepat agar tidak merusak aki.

Berikut adalah langkah-langkah pengisian ulang aki kering menggunakan charger aki:

  • Persiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan seperti charger aki yang sesuai dengan spesifikasi aki yang akan diisi ulang, air distilasi, dan kain lap.
  • Bersihkan aki dari kotoran dan debu menggunakan kain lap yang bersih dan kering.
  • Periksa level air aki, jika kurang, tambahkan air distilasi hingga mencapai level yang sesuai.
  • Hubungkan kabel positif dan negatif dari charger aki ke kutub positif dan negatif aki.
  • Nyalakan charger aki dan biarkan proses pengisian ulang berjalan hingga selesai. Biasanya, waktu pengisian ulang aki kering memakan waktu sekitar 8-10 jam.
  • Setelah proses pengisian ulang selesai, lepaskan kabel positif dan negatif dari aki dan charger aki.
  • Bersihkan kembali aki dari kotoran dan debu yang mungkin menempel pada permukaan aki.
  • Pasang kembali aki ke tempatnya dan sambungkan kabel aki dengan terminal kabel kendaraan.
  • Pastikan koneksi kabel aki sudah terpasang dengan baik dan kuat.
  • Nyalakan kendaraan dan periksa apakah aki sudah berfungsi normal dan bisa menyimpan setrum.

Perlu diingat, pengisian ulang aki kering menggunakan charger aki tidak selalu berhasil memperbaiki aki yang sudah tidak bisa nyimpan setrum. Jika setelah pengisian ulang, aki masih tidak bisa nyimpan setrum, sebaiknya bawa aki ke bengkel terdekat untuk diperiksa lebih lanjut dan melakukan perbaikan yang lebih komprehensif.

3. Membersihkan terminal aki yang kotor

Terminal aki yang kotor bisa mengganggu kinerja aki. Oleh karena itu, pastikan untuk membersihkan terminal aki secara teratur dengan menggunakan sikat dan pasta pembersih khusus. terminal aki dibersihkan dengan digosok memakai sikat baja pada terminalnya sampai bersih

4. Cara membersihkan aki kering yang berkarat

Aki kering yang berkarat dapat menghambat arus listrik dan membuat aki tidak bisa menyimpan setrum. Untuk membersihkannya, gunakan pasta pembersih khusus dan sikat untuk menggosoknya hingga bersih.

Berikut ini adalah cara membersihkan aki kering yang berkarat:

  • Persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, yaitu sikat gigi bekas, baking soda, air, dan lap bersih.
  • Lepaskan aki kering dari kendaraan dan pastikan tidak ada kabel yang masih terhubung dengan aki.
  • Campurkan 1-2 sendok teh baking soda dengan sedikit air untuk membuat pasta kental.
  • Oleskan pasta baking soda ke seluruh permukaan aki yang berkarat menggunakan sikat gigi bekas.
  • Gosok permukaan aki dengan sikat gigi bekas secara perlahan sampai karat terangkat.
  • Setelah karat terangkat, bersihkan permukaan aki dengan air bersih.
  • Keringkan permukaan aki dengan lap bersih dan jangan biarkan ada sisa air yang menempel pada aki.
  • Pasang kembali aki pada kendaraan dan pastikan semua kabel terhubung dengan benar.

Penting untuk diingat bahwa membersihkan aki yang berkarat dapat membantu memperpanjang umur aki, namun jika aki sudah terlalu korosif, sebaiknya segera diganti dengan aki yang baru. Selalu gunakan alat pelindung diri, seperti sarung tangan dan kacamata, ketika membersihkan aki untuk menghindari terjadinya iritasi kulit atau bahaya yang mungkin terjadi.

5. Mengganti sel aki yang rusak atau mati

Jika aki kering sudah sangat tua atau selnya sudah rusak, maka perlu dilakukan penggantian sel aki yang rusak atau mati. Pastikan untuk membeli sel aki yang sesuai dengan merek dan model mobil Anda.

Tips Perawatan Aki Kering

Untuk menjaga agar aki kering tetap awet dan berfungsi dengan baik, berikut adalah beberapa tips perawatan yang dapat dilakukan:

  • Jangan biarkan aki kosong terlalu lama.
  • Pastikan terminal aki selalu bersih dan terbebas dari karat.
  • Selalu periksa kabel dan konektor pada aki untuk memastikan tidak ada konsleting atau kerusakan pada kabel.
  • Gunakan pengisi daya yang tepat untuk mengisi aki dan hindari pengisian daya yang berlebihan.
  • Pastikan kendaraan sering digunakan agar aki tetap terisi dan tidak kosong.
  • Ganti aki secara teratur sesuai dengan rekomendasi produsen kendaraan.

Dengan melakukan perawatan yang baik dan teratur, aki kering dapat bertahan lebih lama dan menghemat biaya penggantian aki secara teratur.

Kesimpulan

Aki kering yang tidak bisa menyimpan setrum bisa disebabkan oleh berbagai masalah, seperti karat atau kurangnya pengisian daya. Namun, dengan melakukan beberapa tips perawatan dan perbaikan seperti membersihkan aki kering yang berkarat, pengisian ulang menggunakan charger aki, serta memeriksa aki dengan multimeter, masalah tersebut dapat diatasi. Selain itu, menjaga aki kering agar tetap awet juga merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Jika semua cara sudah dilakukan namun aki kering masih tidak bisa menyimpan setrum, sebaiknya segera membawanya ke bengkel atau ahli aki terpercaya untuk diperiksa lebih lanjut dan diperbaiki dengan tepat. Dengan melakukan perawatan yang baik, aki kering dapat bertahan lebih lama dan memastikan mobil atau kendaraan lainnya tetap berfungsi dengan baik. Demikian artikel yang bisa saya sajikan semoga bermanfaat.


Posting Komentar untuk "Tips ampuh cara memperbaiki aki kering yang sudah tidak bisa nyimpan setrum"